Cara Mudah Terampil Berhitung Matematika

ditulis oleh : Sri Paryati Thursday, 19 February 2015 1 comments
Belajar di Bimba AIUEO 
Meskipun terik matahari begitu menyengat, akan tetapi tidak menyurutkan semangat papanya qiral untuk mencari buku yang sedang dibutuhkan untuk menunjang pekerjaannya.  Setelah browsing beberapa waktu, akhirnya ditemukan juga toko buku gramedia yang berada paling dekat dengan rumah qiral yang berada di kebayoran lama.

Toko buku gramedia tersebut terletak di Pondok Indah Mall 1 lantai 1. Sangat komplit memang betbagai macan buku yang tersedia.  Begitu ditemukan rak atau lokasi buku yang diharapkan, dengan serius papa mencari Buku dasar bahasa inggris. Sedangkan mata mama langsung tertuju di rak yang menyediakan berbagai macam buku untuk anak kelas 1 SD.

Beberapa buku mama buka satu persatu, akan tetapi mama lebih tertarik dengan sebuah buku tentang "terampil berhitung matematika".

Saat penerimaan rapor bulan kemarin, terdapat catatan dari guru pembimbing qiral bahwasanya dalam hal matematika, qiral masih mengalami kebingungan.

Buku "Terampil Berhitung Matematika" untuk SD kelas 1 yang diterbitkan oleh Erlangga merupakan salah satu buku yang mencuri hati mama. Isi didalamnya terdapat tahapan - tahapan memperkenalkan kepada anak tentang matematika dan tahapan - tahapan tersebut bisa dibilang mudah dan sederhana untuk dipahami anak.

Untuk membaca dan menulis alhamdulillah qiral sudah lancar. Dasar matematika yaitu memahami angka 1 sampai 20 juga sudah dipahami. Penjumlahan serta pengurangan dibawah 20 juga sudah sedikit paham. Jadi tinggal mengembangkankannya lebih lanjut. Dan buku tersebut sangat bagus untuk mengembangkan matematika dasar anak.

Pengenalan awal yang diulas/dibahas dalam buku tersebut sama peris dengan apa yang sudah dipelajari qiral ditempat nya belajar. Jadi mama tidak begitu kesulitan untuk memperkenalkannya.

Dasar dari mengajar / memperkenalkan anak dengan pelajaran yang belum seharusnya diterimanya adalah kesabaran. Orangtua harus menyadari bahwasanya usia anak belum mencukupi untuk menerimanya, lebih kearah memperkenalkan saja dan jangan pernah untuk memaksa otak mereka untuk menerima apa saja yang orang tua berikan. Buat kita (orangtua) soal 10-6  bisa dijawab dengan cepat, tetapi bagi anak yang masih berusia 5 tahun, ini memerlukan waktu untuk berfikir.

Bimbingan yang penuh kesabaran dan penuh kasih sangat akan memperlancar proses belajar mengajar di rumah. Jika memang anak sudah merasa capek untuk berfikir, hentikan proses belajar mengajar agar otak anak tidak  merasa tertekan

Baca Selengkapnya ....

Mengapa Bulan Selalu Mengikuti Aku?

ditulis oleh : Sri Paryati Tuesday, 17 February 2015 1 comments
Si ganteng Qiral
"Kenapa bulan ngikutin qiral terus mah?". Pertanyaan tersebut masih belum terjawab sampai sekarang.

Berawal ketika Qiral beserta mama papa naik motor di malam hari. Cuaca yang cerah membuat bulan terlihat secara utuh dan sempurna. Meskipun pada saat itu bukan bulan purnama yang terlihat.  Tidak seperti biasanya qiral diam, mulut terkunci sambil memandang langit.  Tiba tiba dia bertanya, "Mama kenapa bulan ngikutin Qiral dari tadi?". Rupanya hal itulah yang membuat qiral berdiam diri berada di pangkuan mama saat diboncengin papa naik motor.

Sebenarnya sangat mudah bagi kita menjelaskan pertanyaan tersebut jika yang bertanya adalah orang yang sudah besar. Lain halnya jika pertanyaan tersebut keluar dari bibir mungil seorang anak yang masih berumur 4,5 tahun. Mereka belum mengerti yang namanya rotasi bumi, serta hal hal teknis lainnya. Lalu bagaimana mama harus menjelaskannya? Tentu saja penjelasan yang diharapkan adalah penjelasan yang sederhana serta mudah dipahami anak. Penjelasan sederhana disini tentu saja penjelasan yang masuk akal dan tidak membuat anak bingung.

Jangan pernah memberikan penjelasan yang salah kepada anak, karena hal tersebut akan terekam di memori otaknya sampai dia besar nanti.

Ketika berada di tempat qiral belajar, sempat sharing dengan kepala cabang dimana qiral menuntut ilmu. Bagaimana cara menjelaskan pertanyaan yang selama ini selalu dipertanyakan oleh Qiral.

"Bumi itu bulat, tanpa kita sadari bumi itu berputar pada porosnya. Sebenarnya bulan hanya diam saja. Karena bumi berputar sangat cepat maka kita tidak merasakan putaran itu". " Nanti ketika kamu sudah mulai masuk SD, maka qiral akan belajar tentang bumi beserta isinya". Itulah penjelasan dari kepala cabang dimana qiral belajar  yang sangat membantu mama untuk menjawab pertanyaan qiral selama ini.

Nah, apakah anda sudah memiliki jawaban jika suatu saat putra/putri tercinta anda bertanya tentang hal tersebut? Mengapa bulan selalu mengikuti aku....????

Baca Selengkapnya ....

Bahaya Memaksa Anak Untuk Belajar

ditulis oleh : Sri Paryati Thursday, 5 February 2015 3 comments
Minat baca sudah mulai tumbuh
Memiliki anak yang pintar dan berprestasi merupakan harapan bagi setiap orangtua.  Untuk mewujudkan hal tersebut tidak sedikit orangtua yang memaksa anaknya dalam belajar.  Lalu, apa dampak memaksa anak belajar? Dan apa yang harus dilakukan orangtua agar anak menjadi gemar membaca dan rajin belajar. 

Belajar merupakan kegiatan positif, namun bisa menjadi negatif ketika anak usia dini menjadi sasaran keterpaksaan dalam belajar.  Jika anak dipaksa belajar, maka lama kelamaan justru mereka akan membenci belajar.

Anak yang tidak suka belajar juga akan berdampak pada orangtua.  Dalam jangka pendek,  orangtua akan stres karena memikirkan kemampuan sang anak. Sedangkan dampak jangka panjangnya adalah, anak akan melawan ketika dia dewasa nantinya karena pada saat dia kecil sering dipaksa belajar. Maka dari itu, menumbuhkan minat belajar sangat penting, sebab tidaklah mungkin anak mau belajar jika tidak memiliki minat belajar.

Ada beberapa hal yang bisa diterapkan dalam mendidik anak agar cinta belajar, yaitu :
1. Kondisi belajar harus menyenangkan. 
2. Dalam belajar tidak bisa instan. Semuanya harus melalui proses dan tahapan tahapan.
3. Setiap anak memiliki keinginan dan kemauan yang tidak sama dalam belajar maka dari itu cobalah untuk memahaminya. 

Ketiga hak tersebut jika diterapkan maka akan membuat anak memiliki karakter minat belajar. Yang pada akhirnya, anakpun tidak akan menyulitkan orangtuanya.  

Suka belajar, suka memperbaiki diri, dan pandai mendengar nasehat orangtua adalah pembelajaran mandiri.

Semoga bermanfaat....

Baca Selengkapnya ....

Ketika Anak Merengek Minta Adik

ditulis oleh : Sri Paryati Sunday, 1 February 2015 0 comments
Bayi Qiral Bima Josha
Mama aku pengen punya adek... teman temanku semuanya sudah punya adek bayi. Ada yang adiknya cewek, ada yang cowok.  Terus aku kapan punya adiknya mah? Ayo mah....bikinin aku dedek bayi...!
Pernahkah anda mengalami hal seperti diatas. Anak anda mulai merengek minta adik ketika umurnya sudah mulai besar. Lalu apa yang anda lakukan? Apa yang akan anda jelaskan agar anak memahami bahwasanya memiliki adik memerlukan suatu proses yang tidak secepat membeli baju di pasar.

Ada beberapa tips yang bisa diberikan kepada anak agar memahami ketika anak sudah mulai merengek minta adik, diantaranya adalah:
1. Jangan pernah membentak ketika anak merengek.  Mereka belum mengetahui bahwa memiliki adik memerlukan proses yang tidak sebentar. Berikan penjelasan yang mudah dimengerti misalnya saja "nanti ya kak...kalau kakak sudah besar jadi bisa bantu jagain dedeknya. Kalau sekarang ini kakak kan masih kecil, nanti kalau adiknya minta gendong bagaimana?"

2. Ketika anak mulai merengek minta adik, hal ini bisa dimanfaatin bagi orangtua untuk  mendidiknya juga kearah yang posistif. Misalnya saja " Bantuin mama beresin rumah yuk kak, katanya mau punya adik?". Atau mengajaknya melakukan pekerjaan rumah yang lain. Secara tidak langsung anak akan terlatih belajar melakukan pekerjaan rumah.

Yang paling penting adalah, pada saat anak merengek minta adik jangan pernah memberikan jawaban bohong bahwasanya di perut mama ada dedek bayinya. Ini justru akan membuat anak akab terus bertanya kapan dedeknya lahir? Kok dedek nya tidak keluar keluar? Seperti itu setiap harinya. Mungkin mama memberi jawaban seperti itu dengan tujuan agar anak diam tidak merengek.  Memang benar anak akan diam tetapi diamnya hanya bersifat sementara.

Nah, semoga hal hal diatas bisa sedikit membantu anda semua ketika anak-anak anda merengek minta adik.


Baca Selengkapnya ....

photo of Sri
Sri Paryati @mbak siphe | Google
Bimbingan Belajar Anak
| Contact Email | Disclaimer | TOS/T$C | Prifacy Policy | Copyright of 2016 | Bimbingan Belajar Anak | My Ping in TotalPing.com |